Blog ini saya buat Untuk memberikan bacaan yang positif, bagi diri saya dan pengunjung. Semoga Kaya dan berkah!!!
Selasa, 18 Desember 2012
Jagung Bakar Alibaba
Jagung Bakar merupakan salah satu jenis makanan khas yang bisa kamu temukan dimana saja terutama tempat-tempat wisata dengan udara yang sejuk. Makanan ini bisa menjadi teman setia di kala nongkrong bersama teman-teman. Jagung bakar pada saat ini dapat kamu sering tenemukan di kios-kios, maupun pedagang kaki lima pinggir jalan.
Rabu, 05 Desember 2012
biografi Bong Candra
Bong Candra
Alias : Bong
Kategori : HUMANIORA
Tempat Lahir : Jakarta
Tanggal Lahir : Rabu, 25 November 1987
Zodiac : Scorpion
Warga Negara : Indonesia
No Relation
BIOGRAFI
Bong Chandra merupakan salah satu motivator ternama di Indonesia,
bahkan dia juga pengusaha sukses di usia yang masih muda. Seminarnya
selalu dihadiri ribuan orang. Terhitung sejak awal 2010, dia telah
mengadakan tujuh kali seminar dan masing-masingnya dihadiri oleh 3000
orang. Saat ini, dia telah memimpin tiga perusahaan dan membawahi
sekitar 150 staf karyawan. Perusahaannya antara lain PT Perintis Triniti
Property, PT Bong Chandra Success System, dan PT Free Car Wash
Indonesia.
Bong Chandra pun merupakan seorang pengembang. Saat ini, dia sedang membangun perumahan bernama Ubud Village di daerah selatan Jakarta. Tak tanggung-tanggung, nilai investasi perumahan ini adalah Rp180 miliar dan memiliki luas sebesar 5,1 hektar. Selain itu, Bong Chandra juga berencana untuk membangun Super Blok Terbesar di Serpong dan kota mandiri seluas 80 hektar di Manado.
Pengusaha muda ini juga mengaku akan segera menjadikan bisnis cuci mobilnya itu sebagai sebuah franchise setelah berjalan lima tahun. Menurutnya, untuk dijadikan franchise, sebuah bisnis harus terbukti sukses selama lima tahun.
Meskipun terlihat begitu sukses, rupanya Bong Chandra sempat menjalani masa-masa sulit saat Indonesia dihempas krisis moneter sekitar 1997-1998. Walau dilahirkan dalam keluarga yang tidak kekurangan, namun keluarga anak kedua dari tiga bersaudara ini mengalami kebangkrutan saat krisis moneter menyerang.
Bong Chandra muda awalnya tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi hingga melihat plang bertuliskan “DIJUAL” di depan rumahnya sendiri. Bahkan, keluarganya memiliki utang puluhan juta untuk membiayai kuliahnya.
Keadaan yang sulit tersebut membuat Bong Chandra menjadi anak muda yang tangguh dibandingkan dengan angkatan seusianya. Mulai umur 18 tahun, dia mulai merintis bisnis bersama teman-temannya. Perjuangannya dipenuhi dengan hinaan dan cemoohan, tapi Bong Chandra tak menyerah dengan berbekal motor butut.
Usahanya yang keras pun akhirnya berbuah manis. Bong Chandra kini telah berhasil menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Pengarang buku laris Unlimited Wealth yang hampir terjual 100.000 kopi ini pun menyumbangkan 100% royalti penjualan buku itu ke Yayasan Vincentius, Jakarta Pusat.
Selain berbisnis, Bong Chandra juga aktif memberikan motivasi dalam seminar-seminar yang dilakukannya. Tahun 2009, dia diundang untuk memberi motivasi di Perusahaan Terbesar Dunia (versi Fortune 500). Bong Chandra juga telah diundang oleh Shell, BRI, Bank Mandiri, Bank Panin, Commonwealth, Yamaha, Ciputra Group, PNL, Gramedia, Prudential, dan lain-lain. Dia juga memberikan motivasi ke lebih dari 2 juta orang di TV One.
Oleh : Noviana Indah
SOCIAL MEDIA
www.facebook.com/bongchandra
www.twitter.com/BongChandra
SUMBER : http://profil.merdeka.com/indonesia/b/bong-candra/
Bong Chandra pun merupakan seorang pengembang. Saat ini, dia sedang membangun perumahan bernama Ubud Village di daerah selatan Jakarta. Tak tanggung-tanggung, nilai investasi perumahan ini adalah Rp180 miliar dan memiliki luas sebesar 5,1 hektar. Selain itu, Bong Chandra juga berencana untuk membangun Super Blok Terbesar di Serpong dan kota mandiri seluas 80 hektar di Manado.
Pengusaha muda ini juga mengaku akan segera menjadikan bisnis cuci mobilnya itu sebagai sebuah franchise setelah berjalan lima tahun. Menurutnya, untuk dijadikan franchise, sebuah bisnis harus terbukti sukses selama lima tahun.
Meskipun terlihat begitu sukses, rupanya Bong Chandra sempat menjalani masa-masa sulit saat Indonesia dihempas krisis moneter sekitar 1997-1998. Walau dilahirkan dalam keluarga yang tidak kekurangan, namun keluarga anak kedua dari tiga bersaudara ini mengalami kebangkrutan saat krisis moneter menyerang.
Bong Chandra muda awalnya tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi hingga melihat plang bertuliskan “DIJUAL” di depan rumahnya sendiri. Bahkan, keluarganya memiliki utang puluhan juta untuk membiayai kuliahnya.
Keadaan yang sulit tersebut membuat Bong Chandra menjadi anak muda yang tangguh dibandingkan dengan angkatan seusianya. Mulai umur 18 tahun, dia mulai merintis bisnis bersama teman-temannya. Perjuangannya dipenuhi dengan hinaan dan cemoohan, tapi Bong Chandra tak menyerah dengan berbekal motor butut.
Usahanya yang keras pun akhirnya berbuah manis. Bong Chandra kini telah berhasil menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Pengarang buku laris Unlimited Wealth yang hampir terjual 100.000 kopi ini pun menyumbangkan 100% royalti penjualan buku itu ke Yayasan Vincentius, Jakarta Pusat.
Selain berbisnis, Bong Chandra juga aktif memberikan motivasi dalam seminar-seminar yang dilakukannya. Tahun 2009, dia diundang untuk memberi motivasi di Perusahaan Terbesar Dunia (versi Fortune 500). Bong Chandra juga telah diundang oleh Shell, BRI, Bank Mandiri, Bank Panin, Commonwealth, Yamaha, Ciputra Group, PNL, Gramedia, Prudential, dan lain-lain. Dia juga memberikan motivasi ke lebih dari 2 juta orang di TV One.
Oleh : Noviana Indah
SOCIAL MEDIA
www.facebook.com/bongchandra
www.twitter.com/BongChandra
SUMBER : http://profil.merdeka.com/indonesia/b/bong-candra/
Langganan:
Postingan (Atom)